ASITA dan Messe Berlin Luncurkan ITB Asia Select Indonesia, Perluas Peluang Pariwisata ke Pasar Global
SINGAPURA – Langkah memperkuat posisi pariwisata Indonesia di pasar internasional ditandai dengan peluncuran ITB Asia Select Indonesia oleh Messe Berlin Asia Pacific di Singapura, Rabu (21/10/2026). Momentum ini juga diwarnai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Messe Berlin Asia Pacific.
Penandatanganan dilakukan oleh Budijanto Ardiansjah, Sekretaris Jenderal DPP ASITA, bersama Darren Seah, Executive Director Messe Berlin Asia Pacific. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara ITB Asia 2026, salah satu platform bisnis pariwisata yang mempertemukan pelaku industri perjalanan dengan jaringan pasar internasional.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu untuk memperluas jaringan bisnis perusahaan perjalanan Indonesia, membuka peluang kemitraan dengan pelaku industri mancanegara, serta memperkenalkan destinasi dan produk wisata Nusantara ke pasar global.
ASITA Dorong Manfaat Nyata bagi Anggota
Sekretaris Jenderal DPP ASITA, Budijanto Ardiansjah, dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi, menekankan pentingnya memastikan kerja sama internasional memberikan manfaat bagi anggota asosiasi.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap perusahaan perjalanan anggota ASITA di seluruh Indonesia memperoleh kesempatan lebih luas untuk memperkuat jaringan bisnis, bertemu dengan mitra internasional, serta mempromosikan produk dan destinasi wisata unggulan Indonesia ke pasar global.”
Menurutnya, keberhasilan kerja sama tidak cukup diukur dari penandatanganan dokumen, tetapi juga dari tindak lanjut yang mampu menciptakan peluang usaha, memperluas kemitraan, dan meningkatkan daya saing perusahaan perjalanan nasional.
Jaringan perusahaan perjalanan yang tersebar di berbagai daerah merupakan modal penting untuk menghadirkan beragam produk wisata Indonesia kepada pasar yang lebih luas. Karena itu, akses terhadap pembeli internasional dan mitra distribusi menjadi salah satu peluang strategis yang perlu dikembangkan.
Messe Berlin Perkuat Konektivitas Industri
Darren Seah, Executive Director Messe Berlin Asia Pacific, dalam draf pernyataan yang juga perlu dikonfirmasi, menyoroti pentingnya kolaborasi dengan asosiasi industri untuk memperkuat hubungan bisnis pariwisata lintas negara.
“Kolaborasi dengan ASITA diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan perjalanan Indonesia dan jaringan industri internasional, sekaligus membuka kesempatan untuk menjajaki kemitraan dan peluang bisnis baru.”
ITB Asia menjadi wadah pertemuan antara perusahaan perjalanan, pengelola destinasi, hotel, maskapai penerbangan, serta pembeli dari berbagai pasar. Melalui platform ini, pelaku industri dapat menjajaki kerja sama, memperkenalkan produk, dan membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan.
Membuka Peluang Baru bagi Pariwisata Indonesia
Peluncuran ITB Asia Select Indonesia menjadi momentum untuk memperluas promosi destinasi wisata Indonesia di pasar internasional. Kekayaan alam, budaya, kuliner, wisata bahari, hingga beragam pengalaman perjalanan Nusantara memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk wisata yang kompetitif.
Melalui jaringan bisnis internasional, perusahaan perjalanan Indonesia dapat menjajaki kerja sama dengan operator perjalanan asing, menyusun paket wisata sesuai kebutuhan pasar, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Namun, peluang tersebut perlu diikuti kesiapan produk, kualitas pelayanan, strategi pemasaran, dan tindak lanjut pertemuan bisnis agar menghasilkan manfaat yang terukur.
Pada akhirnya, peluncuran ITB Asia Select Indonesia dan kerja sama ASITA–Messe Berlin Asia Pacific diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berkembang menjadi kolaborasi yang membuka akses pasar serta memperkuat daya saing industri perjalanan Indonesia di tingkat internasional.